Rapat Koordinasi Swasembada Pangan Berkelanjutan Provinsi Nusa Tenggara Timur
Kamis, 05 Maret 2026, Rapat koordinasi swasembada pangan berkelanjutan Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka percepatan swasembada pangan berkelanjutan Tahun 2026 Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diselenggarakan oleh BBRMP NTT secara daring via zoom dan dihadiri oleh Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian NTT Dr.Novalisa Tresya Ester Lumentut, S.P., M.Sc, Kepala BBPP Kupang Roby Darmawan, M.Eng, Kepala SMKN PP Kupang Dr. Bogarth K. Watuwaya,S.Pt.,M.Sc, Perwakilan BBWS Nusa Tenggara II Ir. Bernadheta Tea, MT, Kepala Pusat Penyuluhan dan Pelatihan Pertanian Dr. Tedy Dirhamsyah, S.P.,M.A.B, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Joaz Bily Oemboe Wanda, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT, Pj Swasembada Pangan berkelanjutan Provinsi NTT Tahun 2026 Dr. Atekan, S.P., M.Si, Pj Swasembada Pangan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT, Kelsi Pengelolaan Penyuluhan Pertanian, Katimker beserta Timker penyuluh NTT dan koordinator BPP NTT.
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dan arahan dari Kepala BBRMP Biogen selaku Pj Swasembada Pangan Berkelanjutan Provinsi Nusa Tenggara timur Tahun 2026 Dr. Atekan, S.P., M.Si dalam sambutannya beliau memberikan penguatan kepada seluruh tim swasembada pangan untuk bekerja bersama-sama mendukung kegiatan ini. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Joaz Bily Oemboe Wanda turut memberikan dukungan dan menyampaikan capaian yang telah diraih provinsi NTT di Tahun 2025 yaitu termasuk 5 Provinsi produksi padi terbesar dan memperoleh penghargaan Pin Swasembada Pangan dari Menteri Pertanian. Rapat koordinasi ini membahas capaian luas tambah tanam (LTT), Optimalisasi lahan (Oplah), serta cetak sawah rakyat (CSR) provinsi Nusa Tenggara Timur, diskusi kendala yang dihadapi serta antisipasi El-nino dan strategi percepatan pencapaian target swasembada pangan berkelanjutan.
Kegiatan koordinasi ini menjadi penting untuk dilakukan untuk memastikan bahwa program Kementerian Pertanian dapat berjalan sesuai dengan target-target yang telah ditetapkan untuk setiap kabupaten/kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam rapat tersebut ditegaskan pentingnya dukungan kerja sama semua pihak untuk mendukung keberhasilan peningkatan produksi serta menjaga ketahanan pangan wilayah secara berkelanjutan.